Product

Bumbu Instan Cariza Tawarkan Peluang Reseller dan Distributor

VemmeDaily.com, Jakarta – Terinspirasi dari permintaan konsumen yang ingin membuat menu masakan sendiri di rumah, Daun Ijo yang memfasilitasi usaha pengembangan kuliner merintis pembuatan produk bumbu instan siap saji yang diberi merek Cariza.

Selama ini banyak konsumen Daun Ijo dari kalangan rumah sakit dan dibawah pengawasan langsung ahli gizi. Camelia Rosyanti Putri, Owner Cariza mengatakan Cariza baru diproduksi pada Januari 2019.

Ada tiga jenis yaitu bumbu serbaguna, bumbu laksa dan bumbu tekwan. “Cariza praktis bisa dipakai di rumah, ada kemasan plastik untuk travelling dan botol kaca untuk di rumah yang sudah berstandar internasional,” terangnya.

Camelia Rosyanti Putri, Owner Cariza

Harga jual bumbu instan Cariza untuk bumbu serbaguna kemasan plastik 200 gram Rp 40 ribu, kemasan kaca 250 Rp 50 ribu. Untuk bumbu laksa dan bumbu tekwan kemasan plastik 200 gram Rp 45 ribu dan kemasan kaca 250 gram Rp 55 ribu.

Bahan bumbu serbaguna dari kaldu hewani sapi dan di dalamnya ada potongan daging sapi. Bumbu serbaguna Cariza bisa digunakan untuk membuat masakan cah, kuah bakso, nasi goreng, capcay . Bumbu laksa untuk laksa khususnya jenis laksa Bogor berwarna kuning, dan bumbu tekwan palembang.

Kelebihan bumbu instan siap saji Cariza terutama karena ada potongan daging sapi di dalamnnya, dan bisa dibuat kaldu lagi. Selain itu tanpa bahan pengawet dengan kemasan plastik tahan sampai 3 bulan dan untuk kemasan kaca daya tahannya sekitar 6 bulan. Saat ini Camelia dibantu sekitar lima orang karyawan dengan workshop berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

Pemasaran Cariza saat ini dilakukan lewat jaringan reseller dan distributor. Selain itu aktif mengikuti bazaar dan pemasaran di kantin RS Haji Jakarta, Pinang Ranti, Jakarta Timur yang dalam seehari bisa bisa melayani sekitar 80 sampai 100 konsumen.

“Tujuan utama kita dengan hadirnya Cariza adalah makan enak tapi tetap sehat. Kita juga menyediakan menu makanan seperti siomay, laksa, tekwan, jus kacang hijau, jus kacang merah, jus kedelai, bakso ikan kemasan frozen,” jelas Camelia.

Dalam seminggu penjualan saat ini sekitar 50 botol ke kalangan reseller. Camelia menjamin harga jual Cariza menguntungkan distributor dan reseller serta terjangkau untuk konsumen. Saat ini jumlah reseller sudah sekitar 10 orang.

Syarat menjadi reseller sangat mudah, cukup dengan KTP, aktif di media sosial, deposit Rp 700 ribu dan mengikuti MoU. Benefit bagi reseller adalah keuntungan Rp10-15 ribu per pcs, mendapat brosur, kartu nama, X-banner, setelah pembelian 10 pcs, selanjutnya bisa dropship, up grade distributor setelah 100 pcs penjualan (ditambah dengan pembelian 100 pcs). Selain itu reseller diberikan pelatihan kelas marketing, pendataan dan keuangan, serta reward bagi penjualan 100 pcs per 2 bulan.

Adapun syarat menjadi distributor adalah menyerahkan KTP, KK, NPWP, aktif di media sosial, deposit Rp 5,5 juta dan mengikuti MoU. Benefit bagi distributor adalah keuntungan Rp 20-25 ribu per pcs, mendapat brosur, kartu nama dan X-banner, dicarikan reseller, pengembalian barang ketika barang mendekati 1,5 bulan expired. Lewat dari 1,5 bulan pengembalian tidak berlaku. Selain itu distributor juga diberikan pelatihan kelas marketing, pendataan dan keuangan, serta reward bagi penjualan 400 pcs per 2 bulan.

Pengirman produk ke reseller dan distributor jika ada resiko pecah ditanggung oleh pusat, Untuk ongkir ditanggung reseller dan distributor tetapi untuk pertama kali ditanggung oleh pihak pusat Cariza.

“Sebelumnya kita sudah melakukan survei dari bulan Desember 2018, dan mulai fokus pemasaran sejak Januari 2019. Produk kita juga sudah dites ahli gizi dan konsumen bisa melakukan request seperti misalnya ingin ada tambahan MSG atau tidak. Selain itu bisa melakukan konsultasi gizi bagi konsumen untuk menu makanan sehat,” pungkas Camelia.

wisc store
To Top